Cara Menghitung Kebutuhan Kusen Aluminium per Rumah – Kusen Aluminium

Memilih kusen aluminium untuk rumah bukan hanya soal gaya, tapi juga soal perhitungan yang tepat. Jangan sampai Anda membeli terlalu banyak dan akhirnya terbuang sia-sia, atau malah kurang sehingga pekerjaan terhambat. Nah, supaya lebih hemat waktu, biaya, dan tenaga, penting bagi Anda untuk tahu cara menghitung kebutuhan kusen aluminium per rumah. Artikel ini akan memandu Anda dengan bahasa yang santai tapi tetap detail, sehingga Anda bisa memperkirakan kebutuhan dengan lebih cermat.

1. Ukur Semua Bukaan Pintu dan Jendela dengan Teliti

Langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah mengukur semua bukaan pintu dan jendela di rumah. Mulailah dari ruang tamu, kamar tidur, dapur, hingga kamar mandi. Catat ukuran tinggi dan lebar setiap bukaan, lalu jumlahkan semuanya. Ingat, ukuran ini akan menjadi dasar dalam menghitung panjang kusen aluminium yang dibutuhkan. Dengan pengukuran yang teliti, Anda tidak akan salah hitung atau keliru dalam membeli bahan.

2. Hitung Kebutuhan Berdasarkan Jenis Desain Kusen

Setelah ukuran bukaan tercatat, kini saatnya menyesuaikan dengan desain kusen yang Anda pilih. Kusen aluminium biasanya terdiri dari beberapa bagian, seperti sisi kiri-kanan, atas, dan bawah. Jika desain kusen menggunakan tambahan sekat atau profil khusus, otomatis kebutuhan aluminium juga akan lebih banyak. Jadi, pastikan Anda menghitung sesuai bentuk kusen yang diinginkan. Dengan begitu, hasilnya bukan hanya pas, tapi juga sesuai selera desain rumah Anda.

3. Tambahkan Cadangan Material untuk Mengantisipasi Kesalahan

Meski sudah dihitung dengan cermat, ada baiknya Anda menambahkan cadangan material sekitar 5–10%. Hal ini penting untuk mengantisipasi kesalahan pemotongan atau jika ada kusen yang rusak saat pemasangan. Banyak orang yang lupa menambahkan cadangan ini, sehingga akhirnya harus bolak-balik membeli bahan tambahan. Dengan menyisihkan sedikit lebih banyak, Anda bisa menghemat waktu dan memastikan pekerjaan berjalan lancar tanpa hambatan.

4. Sesuaikan dengan Ukuran Profil Aluminium yang Tersedia

Setiap kusen aluminium memiliki ukuran profil standar yang berbeda-beda, misalnya 3 inci, 4 inci, atau bahkan lebih besar. Nah, setelah Anda tahu total kebutuhan panjang kusen, jangan lupa menyesuaikan dengan ukuran profil yang tersedia di pasaran. Hal ini penting karena ukuran profil akan memengaruhi kekuatan, tampilan, sekaligus jumlah bahan yang dibutuhkan. Dengan menyesuaikan ukuran profil sejak awal, Anda bisa memastikan hasil pemasangan tetap kokoh dan estetik tanpa harus mengeluarkan biaya ekstra.

5. Konsultasikan dengan Tukang atau Ahli Aluminium

Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah berkonsultasi dengan tukang atau ahli aluminium. Meski Anda sudah menghitung sendiri, masukan dari orang yang berpengalaman akan membantu memastikan perhitungan lebih akurat. Tukang biasanya tahu trik dalam meminimalkan sisa potongan atau memilih jenis kusen yang lebih efisien. Jadi, jangan ragu untuk berdiskusi agar hasil akhir benar-benar sesuai rencana dan Anda tidak mengalami pemborosan.

Penutup

Sekarang Anda sudah tahu cara menghitung kebutuhan kusen aluminium per rumah dengan tepat. Intinya, lakukan pengukuran detail, sesuaikan dengan desain kusen, lalu tambahkan cadangan agar tidak kerepotan saat pemasangan. Dengan perhitungan yang matang, Anda bisa membangun rumah yang rapi, modern, dan hemat biaya. Jadi, sebelum memulai proyek, pastikan Anda menerapkan langkah-langkah sederhana ini agar hasilnya maksimal.